Pulau Abang Besar, Keindahan Sunyi Diujung Selatan Pulau Batam-Kepri

Penggemar Fotografi underwater Batam khususnya sudah tidak asing lagi Pulau Abang, karena tersimpan taman laut dengan kekayaan terumbu karang ditemani beragam biota laut penuh warna. Perairan yang tidak terlalu dalam sekira 15-18 meter sudah dapat ditemukan koral indah dengan beraneka biota lautnya.
Pulau nan indah dan alami ini berada di selatan kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Wilayah Pulau Abang meliputi beberapa pulau kecil dimana sebagian besar merupakan taman konservasi terumbu karang. Pulau utamanya berukuran hanya sekitar 10 kilometer persegi.
Keindahannya bawah laut Pulau Abang dapat disandingkan dengan Taman Nasional Komodo, Bunaken maupun Raja Ampat. Bahkan tidak berlebihan hingga akhirnya pulau ini ditetapkan sebagai pusat penelitian bawah laut khusus untuk terumbu karang atau Coral Reef Rehabilitations and Management Program (COREMAP).
Permukaan pulau ini juga terlihat hijau karena masih terjaga keaslianya. Didominasi perbukitan dengan tanah liat dan batu granit. Sebagian kecil pantainya terutama di bagian utara masih dijumpai ekosistem Mangrove.
Di Pulau Abang dapat Anda temukan spesies karang langka yaitu blue coral yang sulit ditemukan di tempat lain dan hanya hidup di perairan yang jernih dengan kualitas air harus baik. Beragam jenis ikan yang hidup di sini adalah ikan selar, lencing, pasir merah, kakap merah, pinang, ikan buntal, dan lain sebagainya.
Pulau Abang berada di selatan kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, atau 50 km dari Muka-Kuning Pulau Batam. Pulau Abang ini dapat dituju dengan mengendarai mobil dari Batam sekitar 1.5 jam hingga tiba di Jembatan 6 Barelang. Berikutnya lanjutkan menyebrangi Sungai Budus menuju Pulau Abang dengan jarak 12 km menggunakan perahu boat dan warga setempat menamakannya bot pompong.
Pulau Galang juga dapat dicapai melalui Jembatan Batam, Rempang dan Galang.
Pulau Abang Besar Belum banyak penghuninya. Sebagian besar lokasi rumah penduduk tersebut terletak di sekitar pantai dan berbentuk memanjang mengikuti garis pantai. Suasana sunyi, dan tiupun angin tanpa polusi suara kota Batam.
Masyarakat sekitar Pulau Abang beberapa tahun belakangan terus dibina untuk menjaga dan melestarikan terumbu karang selain bekerja sebagai nelayan atau pedagang.
Kepri Foto Explorer berkesempatan berangkat menuju Pulau Abang Besar Batam (22/6/13) untuk explorasi spot fotografi atas laut Pulau Abang Besar. Didukung Silhouette Model Agency bersama Dua belas model cantik Silhouette. Kami mencoba mengabadikan keindahan alam dengan tambahan unsur pesona wanita.
Berikut foto-foto dari berbagai sudut Pulau Abang Besar sebagai recomendasi sahabat fotografer yang ingin explorasi fotografi di Pulau Abang Besar.
Kondisi cuaca yang paling bagus untuk diving di Pulau Abang adalah sekitar bulan Maret hingga Agustus, ketika musim angin timur, dan bulan September sampai November, saat musim angin barat. Pada saat itu, kondisi cuaca terbilang bersahabat.
Sumber Tulisan : www.indonesia.travel

